yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Anak SMP Dibunuh Keluarga Korban Ngamuk Bakar Rumah Tersangka Pelaku
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Rumah pelaku pembunuhan yang nyaris ludes dibakar keluarga korban Besitang-News Metro Langkat Meski para tersangka pelaku pembunuhan ter...
Rumah pelaku pembunuhan yang nyaris ludes dibakar keluarga korban


Besitang-News Metro Langkat

Meski para tersangka pelaku pembunuhan terhadap  Andre, 15 tahun,  warga Desa Pir ADB Besitang Kecamatan Besitang Kab Langkat, yang dihabisi secara keji hari  Minggu (20/11) lalu sudah ditangkap dan ditahan Polsek Besitang, tapi salah seorang keluarga korban, Sutris,  tetap dendam. Lelaki berusia 45 tahun dengan penuh amarah tiba-tiba berusaha ingin merusak dan membakar rumah salah seorang tersangka, Rabu (23/11).

Rumah tersebut dilempari batu dan menyiramnya dengan bensin. Untunglah sebelum api berkobar liar, warga setempat datang ramai-ramai memadamkannya. Kanit Reskrim Ipda Relapang Sitepu beserta anggota yang turun kelokasi dapat menenangkan keadaan, dan berharap massa dapat menahan diri karena proses hukum sudah dijalankan

" Warga terpancing emosi dan ingin menghancurkan rumah salah satu tersangka dengan cara di rusak dan dibakar, kita harap warga dapat bersikap tenang karena proses hukum sedang berjalan" tambah Ipda Relapang Sitepu.

Terungkapnya kasus pembunuhan terhadap seorang pelajar, yang tercatat sebagai pelajar kelas 8 SMP Negeri 1 Besitang, tak lain dari kerja keras Anggota Pelsek Besitang dalam merespon dan menindaklanjuti setiap aduan masyarakat

Sebelumnya diketahui kalau Andre (15) warga Desa Pir ADB Besitang Kec Besitang Kab Langkat, Minggu (20/11) menjadi korban pembunuhan yang di lakukan oleh tiga orang tersangka, yang tak lain merupakan kenalan korban, dengan cara di pukul dan merampas karta korban serta membuang jasad korban di lembah PT Mirabilis Tunggal Tualang yang berada di Kampung Lama Kec Besitang atau yang sering disebut masyarakat Besitang sebagai bukit PKI

Ketiga tersangka bernama, Riko Harianto (16) warga Desa Harapan Jaya Kec Sei Lepan Kab Langkat, dan kedua teman tersangka yang bernama Randi Agustian Meliala (17) serta Zewa Musa M Likumahuwa (15) warga Desa Sekoci Kec Besitang Kab Langkat

Informasi yang diperoleh Metro Langkat, kejadian ini bermula pada Minggu (29/11) dimana korban (Andre) mengantar orang tuanya berangkat kerja dengan menggunakan sepeda motor merk Yamaha Vega ZR

Saat hendak pulang, ditwngah jalan korban distop salah seorang tersangka (Randi), untuk membelikan BBM jenis premium (bensin), saat itu Rendi dan kedua temannya (Zewa dan Riko) berencana untuk mengambil barang korban

Tak lama berselang korban pulang membawa bensin, dan dengan rencana jahat yang sudah direncanakan, Zewa mengajak korban berjalan, dan langsung memukul tengkuk bagian belakang korban dengan kayu diikuti dua tersangka lainnya

Tak sampai disitu, ketiga tersangka langsung menyeret tubuh korban, dan membuangnya kedalam lembah di Bukit PKI atau diareal perkebunan PT Mirabilis Tunggal Tualang yang berada di Kampung Lama Kec Besitang, dan jasad korban disamarkan dengan ditutupi pelepah daun sawit

Sementara sepeda motor korban, di bawa oleh Randi dan Zewa ke Rumah Freddi yang ada di Kuala Musam Kec Batang Serangan untuk dijual seharga Rp 1.300.000, sementara Hp korban dikasih sama Riko

Dan uang hasil penjualan dibagi tiga, diantaranya untuk Randi Rp 800.000, Zewa Rp 400.000 dan untuk Riko Rp 100.000 karena Hp korban sudah terlebih dahulu dimiliki

Kasus ini terungkap saat ayah korban, membuat laporan ke Polsek Besitang bahwa anak korban sudah beberapa hari tidak pulang, dan diteruskan dengan membuat laporan ke Polres Langkat atas pengaduan anak hilang

Sementara Jajaran Polsek Besitang terus mencari informasi tentang keberadaan Andre yang dilaporkan hilang oleh keluarga, dimana Babinkantibmas Polsek Besitang Erik mendapat informasi

Kalau salah seorang tersangka (Randi) yang belakangan di ketahui sebagai otak pembunuhan ini, mengaku kepada pihak keluarga kalau dirinya berserta 2 temannya telah membunuh korban dan membuang jasad korban keareal perkebunan

Didampingi kepala Desa Sekoci dan Kepala Desa Pir ADB Besitang, Selasa (22/11) sekitar jam 12.00 WIB, jajaran Polsek Besitang langsung mendatangi kediaman Randi, saat ditanya Rendi mengaku telah membunuh korban dibantu kedua sahabatnya

Disini Polisi bertindak cepat dengan menangkap 2 orang tersangka lainnya dari kediamannya masing-masing, dan ketiga tersangka diminta untuk menunjukkan lokasi jasad korban di buang

Saat diperiksa, Polisi menemukan jasad korban dalam keadaan menggenaskan dengan kondisi badan sudah mulai membusuk terbenam di lembah dan mengeluarkan bau menyengat yang disamarkan dengan ditutupi pelepah daun kelapa sawit

Akhirnya malam itu juga, jasat korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Tanjung Pura untuk dilakukan autopsi, namun karena fasilitas yang tidak memadai jasad korban di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan

Dan ketiga tersangka setelah dimintai keterangan di Mapolsek Besitang, langsung di boyong ke Mapolsek Langkat guna pemeriksaan lebih lanjut

Kapolsek Besitang AKP Azhari melalui Kanit Reskrim Ipda Relapang Sitepu saat dikonfirmasi di ruangan kerjanya, Rabu (23/11) mengatakan, motif pembunuhan ini dimana ketiga tersangka ingin menguasai harta korban, dan korban dibunuh dengan cara dipukul lalu dibuang kedalam lembah yang yang ada di areal perkebunan.

Dan tersangka penadah kereta milik korban yang bernama Freddi warga Sei Musam Kec Batang Serangan sudah diamankan di Mapolres Langkat " ucap Kanit Reskrim Besitang Ipda Relapang Sitepu.  (Budi)

Nb: fhoto korban saat dievakuasi dan fhoto massa yang ingin merusak rumah salah seorang tetsangka

Nb : Tulisan Ini wajib Naik, letak dihalaman Metro Langkat, ada order korannya...Tq
Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top