yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Sekwan Tak Tau Rekanan Yang Kerjakan Proyek Taman Di DPR Langka
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Stabat –News Metrolangkat.com Sekwan DPRD Langkat Basrah Pardomuan Jabatan Sekertaris Dewan (Sekwan-red) DPRD Langkat yang dipangku Ba...


Stabat –News Metrolangkat.com
Sekwan DPRD Langkat Basrah Pardomuan

Jabatan Sekertaris Dewan (Sekwan-red) DPRD Langkat yang dipangku Basrah Pardomuan agaknya perlu ditinjau ulang oleh Bupati Langkat. Pasalnya, selaku pihak exsekutif yang ditempatkan dilingkungan dewan untuk melakukan pengawasan keuangan malah bekerja sesuka hatinya.

Salah satunya ketika disoal mengenai beberapa proyek yang tenggah dilaksanakan di DPRD Langkat. Dengan gaya masa bodohnya, mantan kadis perindag Langkat ini mengatakan kurang tau dan lupa. “ Kalau masalah siapa pemborong atau rekanan yang mengerjakan proyek pembuatan taman didepan DPR itu saya lupa,” ujarnya saat ditemui wartawan Metro Langkat Selasa (25/10) dikantornya.

Begitu juga saat disoal berapa besar angaran yang dialokasikan untuk pembuatan taman tersebut. Dengan sedikit mengerutkan dahinya, Basrah mengatakan kalau kisaran angkanya sebesar Rp.70 juta atau lebih kurang Rp.67 juta. “ Kalau angaranya sekitar Rp.68 juta gitulah,” katanya enteng.

Proyek Taman dilingkungan DPRD kabupaten Langkat diduga proyek siluman dikarenakan tidak memasang plang proyek sesuai Perpres nomor 70 tahun 2012 tentang
pemasangan papan Plang Proyek Wajib dan Keppres Nomor 80 Tahun 2003 tentang pedoman pelaksanaan pengadaan barang dan jasa.

Selain itu Pemerintah juga mewajibkan untuk memasang papan nama proyek dalam Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi. Dalam wawancara Metro Langkat dengan Sekwan DPRD Langkat di ruang kerjanya, ketika ditanya mengapa proyek taman tersebut tidak memasang plang, dengan lugas Sekwan menjawab bahwa dirinya “berterima kasih sudah diingatkan mengenai hal tersebut dan pihak penyedia sudah kita perintahkan untuk memasang plang walaupun dalam RAB tidak ada”, ujarnya.

Ditanya mengenai Perpres nomor 70 tahun 2012 tentang pemasangan papan Plang Proyek Wajib dan Keppres Nomor 80 Tahun 2003 tentang pedoman pelaksanaan pengadaan barang dan jasa. Pemerintah diwajibkan untuk memasang papan nama proyek serta dalam Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi, Sekwan menjawab tidak menguasai hal tersebut.

“Di lingkungan DPRD Langkat sekarang sedang melaksanakan dua proyek, Rehab Garasi dan Taman karena kebutuhan”, jelasnya.  Lanjut Sekwan mengenai nilai kontrak proyek Taman di halaman DPRD Langkat  lebih kurang Rp. 67.000.000,-  dan dibuku anggaran tercatat Rp. 70.000.000,- dan proyek tersebut merupakan swakelola, “ Terangnya.

Ketika ditanya siapa rekanan yang mengerjakan proyek taman tersebut, beliau menjawab “lupa, tidak ingat saya, karena banyak sekali rekanan yang mengerjakan proyek”, ujarnya. Ketika ditanya apakah ada proyek tersebut di LPSE Kabupaten Langkat, beliau menjelaskan proyek yang sedang dikerjakan dilingkungan instansi DPRD Langkat merupakan PL atau penunjukan langsung dan tidak ada di LPSE, jelasnya mengakhiri. (gus)
Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top