yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: PT LNK Okovasi Lahan Penggarap
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Okupasi LNK BINJAI -News Metrobinjai.com Karena tidak dapat menunjukan surat resmi kepemiliki lahan, akhirnya, PT LNK melakukan okovas...
Okupasi LNK


BINJAI -News Metrobinjai.com

Karena tidak dapat menunjukan surat resmi kepemiliki lahan, akhirnya, PT LNK melakukan okovasi terhadap 104 hektar lahan persawitan di Desa Suka Rejo, Padang Brahrang, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat yang selama ini di garap oleh kelompok tani Bina Bersama dibawah kepemimpinan Warisawan, Sabtu (08/10/16).

Dari pantauan, terlihat dua alat berat milik PT LNK tengah melakukan pengorekan tanah dan penghancuran bangunan koperasi milik penggarap dilahan milik PTPN 2 yang bekerjasama dengan pihak PT LNK dengan sistem bagi hasil tersebut.

Manager PT LNK Kebun Padang Brahrang, Jaya Silan mengatakan, dari luas lahan 269 hektar, 104 hektar yang baru dikerjakan dengan target satu bulan pengerjaan terhitung sejak hari ini, Sabtu (8/10/16).

"Lahan yang dikuasai penggarap ada 104 hektar, dan itu dibagi dua oleh dua kelopok, kelompok pertama mendapat luas 54 hektar dan kelompok kedua 50 hektar," jelasnya.

Dikatakannya, sebelum melakukan okovasi, pihak PT LNK sudah tiga kali melakukan dialog dengan masyarakat (kelompok tani penggarap), namun kelompok penggarap tetap bersikeras bahwa lahan itu hak mereka.

"Kita sudah lakukan dialog dan dipimpin langsung oleh Kapolres Binjai, AKBP Mohammad Rendra Salipu Sik. M Si, namun mereka tetap ngotot. Silahkan mereka klaim kalau itu tanah mereka, asal mereka bisa menunjukan bukti legalisasinya," pungkasnya.

"Silahlan mereka mengadu ke BPN, ke Menteri atau ke Tuhan sekalian. Tapi harus bisa buktikan surat-suratnya. Kalaupun mereka punya surat resmi, kita pihak LNK siap menyerahkan lahan itu kepada penggarap," cetusnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Bina Bersama, Warisawan mengatakan kalau tanah tersebut adalah meilik mereka dan telah memiliki surat yang sah secara hukum.

"Ini lahan punya kami, kami memiliki surat resmi. Kalau LNK bertindak seperti ini, hal ini akan kami laporkan ke Menteri," bebernya. ( rki )

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top