yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Polisi Diminta Serius Tangani Kasus Bocah SD Korban Sodomi Ayah Tiri
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
F Korban sodomi bapak tiri saat membuat laporan.(yg) Stabat,-News Metrolangkat.com Usai dilaporkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan ...
F Korban sodomi bapak tiri saat membuat laporan.(yg)


Stabat,-News Metrolangkat.com

Usai dilaporkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Langkat, SU (48) warga Tanjung pura yang tak lain adalah pelaku Sodomi terhadap anak tiri berinisial F (7) masih berkeliaran di wilayah hukum Polres Langkat.

Menanggapi hal itu, Kasat Reskrim Polres Langkat AKP.Dedy Dharma Putra Piliang.SH.Sik kepada wartawan mengatakan, serius menangani kasus peodhofil ini. Apalagi kasus yang sesuai LP Nomor : STPLP/634/X/2016/SU/LKT adalah kasus yang diprioritaskannya.

"Kami serius menangani kasus ini, lengkap bukti dan saksi-saksi, pelaku kita tangkap. Ini saya prioritaskan" Katanya kepada wartawan Tv dan elektronik di kantornya kemarin.

Sebelumnya, informasi dihimpun Metro Langkat dari ibu korban ASW (40), menceritakan,Kejadian terakhir kali dilakukan Pelaku pada hari jumat tgl 7 oktober 2016 lalu.

Terbongkarnya kejadian ini bermula ketika F (7) mengalami sakit demam dan mengatakan kalau duburnya sakit. ketika ditanya ibunya korban menceritakan kalau duburnya sakit karena ayah tirinya memasukan kemaluannya ke dubur F.

Mendengar kejadian itu ibu korban tidak langsung percaya,sebab dimatanya ayah tiri F (SU-red) yang merupakan suaminya itu berkeperibadian baik.

"Tapi saya juga penasaran dengan cerita .F yang masih anak anak,maka pada hari jumat tanggal 7 oktober 2016 pulul 6 pagi waktu saya keluar rumah ,tetapi waktu saya mencuci dikamar mandi kok teringat dengan anak saya yang saya tinggal didalam kamar" Kenang ASW, saat didampingi oleh Ketua ICW Koorda Langkat M.Mas'ud di PPA Polres Langkat.

"Maka saya langsung keluar kamar mandi, diam-diam saya intip ke dalam kamar ,alangkah terkejutnya saya melihat suami saya telanjang bilat sambil menindih anak saya yang posisinya terlungkup,sejak kejadidn itu hancur rasanya perasaan saya menyaksikan nya" Paparnya, sembari mengatakan, akibat dari kejadian itu anaknya selalu ketakutan melihat orang laki dewasa dan selalu diam.

Terpisah, Koordinator Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Langkat, Ernis Syafrin menambahkan bahwa pelaku sodomi (peodhofil) dapat dijerat sesuai PerPu Nomor 1 Tahun 2016 dan dijerat hukuman penjara 20 penjara.

"Pelaku ini dapat dijerat dengan Perpu kebiri ancamanya jelas seumur hidup atau 20 tahun penjara" Imbuhnya, sembari berharap agar pelaku kejahatan terhadap Anak dan anak dibawah umur serius ditangani polres Langkat. (Yg)
Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top