yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Kapolres Binjai & Kepala BNNK Binjai Beri Hadiah Special Buat Risky
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
BINJAI-News Metrolangkat.com kapolres Binjai & Ka BNNK Binjai saat membesuk M Risky di RSU Bidadari.(ism) Walau Muhammad Risky Mul...

BINJAI-News Metrolangkat.com
kapolres Binjai & Ka BNNK Binjai saat membesuk M Risky di RSU Bidadari.(ism)

Walau Muhammad Risky Mulyadi, belum mengerti dan tidak tahu apa kelainan yang dideritanya semenjak lahir, karena tidak memiliki anus, tapi bocah berumur 4 tahun itu, bisa merasakan sakitnya kalau makan dan minum serta saat hendak buang kotoran.

Kini, bocah yang berasal dari Desa Teluk Meku, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat itu masih terbaring dengan kabel-kabel elektronik medis pembaca detak jantung, darah dan organ tubuh yang masih terpasang menempel di tubuhnya Risky.

Pasca operasi yang dijalani Risky, kini dia masih berada di ruang ICU RS Bidadari Binjai. Rupanya mengetahui kondisi Risky seperti ini melalui pemberitaan media ini, membuat hati Kapolres Binjai AKBP M Rendra Salipu SIK MSi didampingi Kasat Reskrim AKP Bambang H Tarigan SH dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Binjai AKBP Safwan Khayat tergugah dan menyempatkan diri untuk membesuknya, Rabu (26/10) sore

Usai melakukan quik count dengan Kapolri, Kedua perwira polisi itu langsung mendatangi RSU Bidadari-Binjai tempat dimana Risky menjalani perawatan. Disambut pimpinan umum (PU) dan Wa PU Metro Langkat-Binjai, Darwis Sinulingga dan Zainal Nst yang juga kebetulan membesuk kedua pejabat di kepolisian inipun bersama-sama menuju ruangan Risky.

“ Bagaimana kondisinya sekarang dokter..? tanya AKBP Safwan Khayat kepada salah seorang tenaga medis diruangan ICU. “ Alhamdulilah,sudah baikkan ya, semoga lekas sembuah dan segera keluar dari rumah sakit.” Timpal Safwan seraya memberikan hadiah kepada Risky berupa mainan robot captain america serta mainan robot tentara. Pasca operasi, Risky selalu menagis karena merasa kurang nyaman dibagian perutnya.

Namanya juga anak-anak yang tidak mereka kenal dia pasti takut. Tapi, setelah diberikan hadiah, Risky membuat sesisi ruangan ICU tertawa, karena secara perlahan, Risky mulai berhenti menangis dan memegangi mainannya. Walau belum bisa duduk, Risky tampak asyik memainkan mainan barunya sambil tiduran.

“ Ini hadiahnya biar cepat sembuh. Kalau sudah sembuh, bisa main mobil mobilannya bersama teman-teman,” ujar Kapolres Binjai sambil memberikan bungkusan kado yang didalamnya mobil remote control.

Kemurahan hati kedua pejabat utama di BNNK dan Polres Binjai tersebut, membuat Mulyadi dan Legiyatri, orang tua Risky terus bersyukur. Mereka menangis, karena walau mereka dari keluarga yang tidak mampu, tapi anaknya mendapat besukan dan hadiah dari seorang Kapolres dan kepala BNN.

 "Terima kasih banyak pak Kapolres sudah memberikan semangat kepada anak kami," kata Mulyadi sembari menghapus air matanya. Tidak hanya memberi mainan saja, Kapolres dan Kepala BNN juga mendoakan Risky agar lekas sembuh. "Semoga lekas sembuh. Kepada keluarga, terus sabar dan tetap berdoa agar Risky segera bisa hidup normal kembali," kata mereka.

Kepala BNN Binjai AKBP Drs Safwan Khayat sengaja memberikan mainan robot tentara, agar kelak Risky bisa menjadi seorang tentara. "Semoga nanti, kalau sudah besar menjadi tentara yah," kata Safwan sambil menyerahkan mainan robotnya.

Setelah memberi hadiah berupa mainan, Kapolres Binjai AKBP MR Salipu SIK MSi, Kasat Reskrim AKP Bambang H Tarigan SH, Kepala BNN Binjai AKBP Drs Safwan Khayat SH MHum pamitan pulang. (Ism)

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top