yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Ibu Pergi Mencuci, Anak Disodomi Ayah Tiri
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Korban sodomi ayah tiri saat didampingi membuat laporan Tanjungpura- News Metrolangkat.com “ Ampun pak,jangan pak,sakit pak.” Ratap F (7...
Korban sodomi ayah tiri saat didampingi membuat laporan


Tanjungpura- News Metrolangkat.com

“ Ampun pak,jangan pak,sakit pak.” Ratap F (7) dengan suara memelas saat ayah tirinya menyodomi dirinya. Sayangnya jerit kesakitan F malah membuat Suh (48) si ayah bejat makin bernafsu.

Dengan rakusnya pria tak bermoral itupun melampiaskan nafsu purbawinya. Usai menyalurkan dan menggarap bocah SD itu hingga puas dirumah mereka di Dusun Il paya perupuk, kecamatan Tanjung pura - Langkat, dengan wajah tak berdosa Suh meningalkan korban.

Namun sebelum melangkah pergi, Suh melontarkan ancaman agar anak tirinya itu tidak bercerita kepada siapapun perihal apa yang barusan terjadi.  Aksi yang tak pantas untuk diceritakan tersebut 5 kali dilakukan pelaku hingga membuat korban trauma.

Sejak disodomi, korban lebih banyak murung. Perubahan sikap F yang begitu tiba-tiba membuat ibunya Asm (40) curiga hingga anaknya diinterogasi. Awalnya F engan buka mulut,tapi setelah didesak, akhirnya F menceritakan kejadian pilu yang dialaminya.

Dengan suara tertahan F mengaku telah disodomi oleh ayah tirinya Suh. Mendengar kabar tersebut, Asm hampir pingsan. Setelah berembuk dengan keluarga besarnya,akhirnya Asm memutuskan untuk melaporkan suaminya tersebut.

Ditemani salah seorang kerabatnya, Asm mendatangi kantor ICW Koorda Langkat. " Anakku di sodomi ayah tirinya, perbuatan biadab itu sudah lima kali di lakukannya semuanya terjadi saat aku pergi mengambil upahan mencuci pakaian.” katanya

Ketua ICW Koorda Langkat M.Mas'ud yang mendampingi korban membuat pengaduan mengatkan, kasus itu telah dilaporkan ke Unit PPA Polres Langkat dan berharap agar kepolisian tidak main-main menangani kasus asulila ini.

"Saya berharap pihak kepolisian serius menanganinya,ini kejahatan serius dan harus ditangani serius pula" Jelas Mas'ud. Sementara dalam UU KUHP Pelaku pencabulan, termasuk dengan melakukan sodomi, dapat dijerat dengan Pasal 290 KUHP tentang pencabulan, yang berbunyi:

“Dengan hukuman penjara selama-lamanya tujuh tahun dihukum : (1) Barangsiapa melakukan perbuatan cabul dengan seseorang, sedang diketahuinya bahwa orang itu pingsan atau tidak berdaya. (2) Barangsiapa melakukan perbuatan cabul dengan seseorang, sedang diketahuinya atau patut harus disangkanya, bahwa umur orang itu belum cukup 15 tahun atau kalau tidak nyata berapa umurnya, bahwa orang itu belum masanya buat dikawin.

(3) Barang siapa membujuk (menggoda) seseorang, yang diketahuinya atau patut harus disangkanya, bahwa umur orang itu belum cukup 15 tahun atau kalau tidak nyata berapa umurnya, bahwa ia belum masanya buat kawin, akan melakukan atau membiarkan dilakukan pada dirinya perbuatan cabul, atau akan bersetubuh dengan orang lain dengan tiada kawin.”

Jika dalam hal perbuatan sodomi yang dimaksud dilakukan dengan sesama jenis yang mana pelakunya adalah orang dewasa terhadap anak di bawah umur, Pasal 292 KUHP menyatakan:

“Orang dewasa yang melakukan perbuatan cabul dengan orang yang belum dewasa dari jenis kelamin yang sama, sedang diketahuinya atau patut harus disangkanya hal belum dewasa itu, dihukum penjara selama-lamanya lima tahun.”

Sampai berita ini diturunkan, pelaku belum ditangkap dan dan masih berkeliaran di Bumi relijius Tanjung Pura. Apalagi saat ini pelaku pencabulan sudah tidak tinggal serumah lagi degan ibu korban. (yg)
Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top