yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: BPSKL Gelar Sosialisasi Target Output KK, KPA, KSM/KP
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Kepala Seksi Kemitraan Lingkungan BPSKL Wilayah Sumatera Ujang Wisnu Barata, menyaksikan penandatanganan hasil resume bersama oleh masing-...
Kepala Seksi Kemitraan Lingkungan BPSKL Wilayah Sumatera Ujang Wisnu Barata, menyaksikan penandatanganan hasil resume bersama oleh masing-masing perwakilan.(Salim)


BRASTAGI-News Metrolangkat.com

Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (BPSKL) Region Sumatera menggelar Sosialisasi Target Output Kader Konservasi (KK), Kelompok Pecinta Alam (KPA), Kelompok Swadaya Masyarakat/Profesi (KSM/KP) yang berstatus aktif. Jumat (14/10) di Hotel Grand ORRI Brastagi Kabupaten Karo.

Panitia Pelaksana dari BPSKL Ujang Wisnu Barata menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini bukan hanya seremonial namun, diharapkan mampu mendapatkan hasil yang nyata, sama-sama berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas baik itu KK, KPA, KSM/KP

“PSKL merupakan UPT yang pada bulan April lalu ada, Regional Sumatera berkantor di Medan dan meliputi 10 provinsi di Sumatera, dan para KK, KPA, dan KSM/KP dapat bermitra, meskipun memiliki pembina masing-masing,“ ujar Ujang Wisnu Barata yang juga Kepala Seksi Kemitraan Lingkungan BPSKL wilayah Sumatera.

Tugas dari Seksi Kemitraan Lingkungan itu cukup komplit seperti penyiapan pelaksanaan kemitraan , peningkatan kapasitas komunitas penyelamat sumber daya alam dan peningkatan peran serta masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan, seperti sosialisasi yang digelar ini.

Satu lagi yang baru dibentuk yaitu Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Wilayah Sumatera.

Tugasnya yaitu melaksanakan kegiatan penurunan gangguan, ancaman dan pelanggaran hukum lingkungan dan kehutanan. Itu merupakan tugas utama selain itu Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum LHK, merupakan tempat pengaduan bagi masyarakat yang mengetahui adanya tindakan melanggar hukum terkait dengan kehutanan maupun lingkungan, baik tertulis maupun melalui SMS akan ditanggapi.

“Kami baru sama seperti BPSKL tapi kami sudah banyak menerima pengaduan masyarakat baik tertulis maupun via seluler, setelah kami pelajari, kami akan tindak lanjuti laporan masyarakat maupun KK, KPA dan KSM/KP,” ujar Kepala Seksi  Wilayah I Sumater Haluanto Ginting.

Sebelumnya Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) Andi Basrul, membuka acara ini sekaligus menjadi salah satu narasumber yang terkait dengan Kader Konservasi.

Semua masyarakat harus melakukan memperbaiki dan melestarikan hutan sesuai kemampuan, dan kader konservasi sangat membantu dalam pelestarian hutan.

“Harapan saya sosialisasi ini dapat menghasilkan hal-hal yang baik dan bermanfaat untuk kelestarian hutan,” ujar Andi Basrul.

Dari hasil sosialisasi ini para peserta menghasilkan beberapa point yang disepakati para pelaku bina cinta alam (BCA) seperti KK,KPA.KSM/KP perlu menyelenggarakan kegiatan aksi bersama dalam menyampaikan pesan-pesan konservasi. Data dan informasiKK, KPA, KSM/KP yang menjadi peserta telah dihimpun dan ditabulasi oleh BPSKL Wilayah Sumatera dan selanjutnya akan menjadi bahan untuk melakukan identifikasi pelaku BCA diwilayah lain dan pembentukan/pengembangan jejaring kerja.

Kemudian program rencana aksi pelaku BCA perlu mendapat dukungan dari stakeholders termasuk dalam hal pendanaan. Seluruh KK, KPA, KSM/KP berkomitmen untuk membentuk jejaring kerja dalam rangka meningkatkan Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

“Yang terpenting akan diatur pertemuan-pertemuan lanjutan serta bimbingan teknis oleh instansi Pembina dan atau BPSKL dalam rangka membahas program rencana aksi yang telah dan akan dilakukan.” Pungkas Ujang.

Resume tersebut disepakati dan ditanda tangani oleh masing-masing perwakilan dari KKA Ilham Iskandar Zein (KKA), Uli Anto Hutagalung (Ketua FK3I Wilayah Sumatera), Harry Pane (KPA), Mariadi (KSM), Liliek Pudji Asmoro (Dinas Kehutanan Prov Sumut), Ida Marni (BBKSDA Sumut) dan Haluanto Ginting (Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum LHK).

Peserta yang hadir berasal dari Kabupaten Langkat, Kabupaten Samosir, Kota Padang Sidimpuan, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Asahan dan Kota P Siantar. (lim)

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top