yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: BNN Tembak Mati Pengedar 100 Kg Sabu Asal Aceh
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Zum Pengedar sabu-sabu 100 Kg yang tewas ditembak petugas BNN Sunggal,News Metrolangkat.com Badan Narkotika Nasional (BNN) me...
Zum Pengedar sabu-sabu 100 Kg yang tewas ditembak petugas BNN



Sunggal,News Metrolangkat.com

Badan Narkotika Nasional (BNN) menembak mati satu dari tiga pengedar sabu asal Aceh, Selasa (18/10/2016) malam. Adapun pengedar narkoba jenis sabusabu yang tewas itu diketahui bernama Jum.

Dari informasi diperoleh di lapangan menyebutkan, awalnya Zum dan kedua rekannya menumpangi mobil Toyota Rush hitam BK 1804 PK datang dari arah Binjai menuju Jalan TB Simatupang, Sunggal, Medan. Diduga, para pelaku ini sudah diintai petugas BNN sebelumnya.
 
Dua rekan Zum yang diamankan bersama barang bukti.

Karena tak ingin buruannya kabur, petugas BNN yang sudah mengikuti para pelaku menghentikan mobil itu di Jl TB Simatupang. Sayangnya, para pelaku berusaha melarikan diri sehingga petugas mengambil tindakan tegas dengan tembak di tempat.

Ketika petugas melesatkan tembakan, Jum yang berada di dalam mobil terkena timah panas di bagian dada. Pelaku pun langsung tewas di tempat, dan jenazahnya dibawa ke RS Bhayangkara. Sementara itu, dua teman Jum langsung diboyong petugas BNN.

Dari dalam mobil, petugas menemukan satu koper berisi sabu yang disebut-sebut mencapai 100 Kg beserta ribuan butir pil ekstasi. Kapolsek Sunggal, Kompol Daniel Marunduri yang turun ke lokasi meminta awak media menanyakannya langsung pada BNN pusat.

Kata Daniel, pihaknya hanya mengamankan lokasi. "Silakan tanya ke BNN saja. Kami hanya mengamankan lokasi," ungkap perwira berpangkat satu melati emas di pundak itu. Hingga berita ini dikirim, belum ada keterangan resmi dari BNN. Belum diketahui apakah tersangka lainnya langsung diboyong ke Jakarta atau dititipkan di BNNP Sumut.

Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan penggerebekan yang diduga bandar sabusabu, dengan barang bukti 100 kilogram sabusabu.

Penggerebekan tersebut terjadi di Ruko Perum Inperium Medan Sunggal, Selasa (18/10/2016).
BNN Pusat pimpinan Brigjen Eko Daniaanto dan Kompol Satria melakukan penggerebekan saat tersangka berada di Jalan TB Simatupang, Medan Sunggal.

Melalui data yang diterima , pada awalnya BNN Pusat terlebih dahulu menguntit dan mengikuti diduga bandar sabusabu. Saat dikejar, ketiga pria diduga bandar sabu, yakni Abdul Manan, Irwan dan Jum melakukan perlawanan.
Akibatnya, aparat yang melakukan penggerebekan melakukan penembakan terhadap Jum. Seketika itu pula Jum tewas di tempat.

Mayat diduga bandar sabusabu, Jum pun dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan.
Ketika menyambangi Rumah Sakit Bhayangkara, Perawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD), Sukhairi membenarkan adanya mayat yang tertembak dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara.

 "Iya tadi ada bang. Jam 9 lewat tadi (malam). Sekarang sudah di belakang (kamar mayat)," ujarnya.
Sementara itu, barang bukti yang disita polisi berupa sabusabu berkisar 100 Kg dibawa dari Aceh Tamiang. Personel BNN Pusat kemudian mengejar para tersangka dengan mobil Toyota Rush warna Hitam BK 1804 PK.

Dua terduga bandar sabusabu lainnya, yakni Abdul Manan dan Irwan langsung diamankan ke Kantor BNN Provinsi di Jalan Pancing, Medan.

Rencananya, penangkapan diduga bandar sabusabu ini akan dirilis BNN pada Rabu (19/10/2016). Pemaparan akan langsung dipapar oleh Kepala BNN Komisaris Jenderal Polisi Budi Waseso dan Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari.(tribun-medan.com)

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top