yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Pekerja Jembatan Menyabung Nyawa. Kontraktor PT Tiga Dimensi Karya Abaikan Keselamatan Pekerja
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Pekerja Jembatan Menyabung  Nyawa. Kontraktor PT Tiga Dimensi Karya Abaikan Keselamatan Pekerja ...
Pekerja Jembatan Menyabung  Nyawa.
Kontraktor PT Tiga Dimensi Karya Abaikan Keselamatan Pekerja



Sei Lepan-News Metrolangkat.com

Proyek pembangunan jembatan yang berada di Dusun II Wono Rejo Desa Lama Baru Kec Sei Lepan Kab Langkat, yang di lakukan PT Tiga Dimensi Karya Konstruksi selaku pelaksana proyek, di duga telah melanggar Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI No Per.08/MEN/VII/2010, tentang keselamatan para pekerja, dalam hal penggunaan Alat Pelindung Diri (ADP)

Dimana proyek pembangunan jembatan dengan sumber dana APBD TA 2016 ini, memakan biaya hingga Rp 11.574.894.000, dengan volume 40 x 4 meter, namun kurangnya pengawasan dari konsultan proyek, tampak sejumlah pekerja (buruh) bekerja tanpa di lengkapi Alat Pelindung Diri (APD), yang tentu saja ini sangat berbahaya bagi para pekerja

Dari pantauan Metro Langkat di lokasi pembangunan proyek tampak sejumlah pekerja sedang bekerja tanpa memakai APD, seperti Helmet keselamatan, sarung tangan, sepatu Safety, masker dan lain sebagainya yang sudah ditetapkan pemerintah tentang APD yang harus di gunakan para pekerja.
Bahkan yang paling ironis terlihat ada beberapa pekerja yang tidak mengenakan baju sama sekali, padahal mereka sedang mengerjakan konstruksi rangka baja jembatan, tentu saja ini sangat beresiko bagi keselamatan para pekerja sendiri

Menanggapi hal ini, Hasrizal SH tokoh pemerhati hukum Langkat mengatakan, perusahaan yang tidak melengkapi buruh/pekerjanya dengan APD jelas-jelas melanggar dan mengangkangi Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI No Per.08/MEN/VII/2010, tentang APD


Dalam Permenakertrans ini dengan jelas menyebutkan APD adalah suatu alat yang mempunyai kemampuan untuk melindungi seseorang yang fungsinya mengisolasi sebagian atau seluruh  tubuh dari potensi bahaya di tempat kerja, dan pengusaha wajib menyediakan APD bagi buruh/pekerja di tempat kerja demi keamanan dan keselamatan

Dirinya menambahkan, APD sebagaimana dimaksud dalam Permenakertrans ini  harus sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) atau standar yang berlaku, dan bukan terkesan asal ada demi keselamatan sipekerja itu sendiri

Termasuk kenyamanan pihak manajemen perusahaan, melainkan memang betul-betul dapat memberikan rasa aman sehingga dapat menghindarkan para pekerja dari resiko cedera parah akibat kecelakaan di tempat bekerja

Untuk itu, diminta kepada PT Tiga Dimensi Karya Konstruksi selaku pelaksana proyek agar mematuhi Permenakertrans tersebut, ucap Hasrizal

Sementara itu ketika Metro Langkat mencoba mengkonfirmasi kepada pihak Proyek yang melaksanakan pembangunan ini, tidak satupun pihak PT Tiga Dimensi Karya Kontruksi yang dapat di temui, bahkan konsultan pengawas proyek juga tidak berada di tempat (Budi)

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top