yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Duel Maut Dua Sahabat : Tangan Yusuf Nyaris Putus Disangkur Satriadi
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Duel Maut Dua Sahabat : Tangan Yusuf Nyaris Putus Disangkur Satriadi      M Yusuf yang tanganya ...
Duel Maut Dua Sahabat :
Tangan Yusuf Nyaris Putus Disangkur Satriadi     



M Yusuf yang tanganya nyaris putus disangkur
Pangkalan Susu -News Metrolangkat.com

Dua sahabat yang dulunya akrab terlibat “Duel Maut” Senin (29/8) malam. Peristiwa berdarah yang menghebohkan masyarakat Dusun II, Jln Tanggul Hitam, Desa Sei Siur, Kecamatan Pangklan Susu, Kabupaten Langkat tersebut nyaris merengut nyawa dari salah seorang dari mereka.

Beruntung warga yang mengetahui hal tersebut berhasil melerai perkelahian itu. Keterangan yang dikumpulkan Metro Langkat dari beberapa warga Rabu (31/8)  menyebutkan, pertengkaran yang berujung perkelahian berbahaya tersebut diduga dipicu dari rasa sakit hati antara keduanya. 

Ceritanya, korban M Yusuf (35) yang tinggal dilokasi kejadian, memergoki mantan istrinya berboncengan dengan Satriadi alias Adi Teja (39) warga yang sama sekitar satu bulan yang lalu. Meski sudah bukan lagi istrinya, tapi M Yusuf masih cemburu melihat perempuan yang pernah mengisi hatinya tersebut diboyong orang lain.

Atas peristiwa tersebut, Yusuf dikabarkan sempat bersitegang dengan Satriadi. Pasca kejadian tersebut, saat Satriadi mengerjakan lahan milik warga, Yusuf kembali membuat ulah dengan Satriadi. Api dendam dihati Yusuf terhadap Satriadi rupanya kian membara.
Senjata yang digunakan pelaku Satriadi

Pria yang pernah dihukum dua tahun atas kasus jambret, pengroyokan dan KDRT itupun tak senang dengan sosok Satriadi. Untuk membuktikan kejantanannya, Yusuf langsung membuat perhitungan dengan Satriadi. Itu ia laksanakan Minggu (28/8). Saat itu Yusuf menemui Satriadi dan keduanyapun terlibat keributan.
Yusuf yang telah mempersiapkan senjatanya, langsung menyabetkan klewangnya kearah Satriadi. Beruntung pria bertubuh kekar ini mengenakan jaket kulit saat itu sehingga bahunya selamat dari sabetan senjata tajam Yusuf.

Warga yang menyaksikan langsung melerai malam itu. Meski telah diklewang oleh Yusuf, tapi Satriadi tidak membuat laporan ke Polisi. Dan puncaknya, Senin (29/8) sekitar pukul 23.15 Wib, Yusuf kembali menantang Satriadi. Kesal dipelakukan seperti itu, ahirnya tanpa pikir panjang lagi, Satriadi langsung menebaskan sangkurnya ke Yusuf.
Satriadi pelaku yang menyangkur tangan Yusuf

Saat ditebas sangkur oleh Satriadi, Yusuf berusaha mengelak dan menangkis tebasan tersebut dengan tanganya menyebabkan pergelangan tangan pria bertato itupun nyaris putus. Peristiswa berdarah tersebut terjadi persis didepan rumah korban ( M Yusuf) disamping kantor Desa Sei Siur.

Melihat korban tak berdaya bersimbah darah, pelaku (Satriadi-red) langsung melarikan diri. Mengetahui korban terkapar didepan rumah, keluarga korban segera melarikan korban ke RS Pertamina Pangkalan Brandan saat itu juga. Setelah mendapat perawatan awal lalu korban dirujuk ke RS Di Medan untuk mendapatklan perawatan lebih baik lagi.

Atas kejadian tersebut, Selasa 30 Agustus abang kandung korban langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek P. Susu. Mendapat laporan itu Tim Satreskrim  Polsek langsung bergerak mencari pelaku.
segera memburu tersangka. Selang tidak berapa lama kemudian, pelakupun datang menyerahkan diri ke Polsek Pangkalan Susu.

Kepada petugas tersangka mengakui semua perbuatanya. Tersangka juga menceritakan dimana menyimpan sangkur yang digunakan untuk menebas korban. Mendengar pengakuan tersangka,petugaspun segera meluncur ke tempat kejadian perkara dan berhasil mengamankan barang bukti yakni satu buah sangkur dan anak panah.

Menurut pengakuan tersangka Satriadi alias Adi Teja saat ditemui Metro Langkat di sel Polsek P. Susu mengatakan, kalau sebelum kejadian ini tepatnya minggu 28 Agustus lalu dirinya sudah cekcok dengan korban. “ Dua hari lalu aku sudah ribut sama dia bang, dia membacok aku, tapi syukurnya aku ngak luka, sebab aku memakai jaket kulit malam itu,” ujar pelaku.

" Lalu hari Senin 29 Agustus sekitar pukul 11 malam kami ribut lagi bang di de pan rumah korban, dia nantang saya dan ngancam-ngancam. Terus karena kesal, langsung saya datangi dan tebas dia pakai sangkur,” ungkap tersangka seraya meminta wartawan untuk tidak bertanya lagi.

Sementara itu Kapolsek Pangkalan Susu, AKP. Henry Tobing ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. “ Oh ya benar kejadianya itu, sekarang pelakunya sudah diamankan di Mapolsek, sekarang anggota masih memintai keterangan dari pelaku, “ Ujar Kapolsek menegaskan.(SA/SU)

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top