yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Suhardi Dibunuh Tetangga Sebelah Rumahnya
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Sakit Hati Tak Dapat Program Bedah Rumah Suhardi Dibunuh Tetangga Sebelah Rumahnya Suhardi alias Jo yang ditemukan tewas diareal persawah...
Sakit Hati Tak Dapat Program Bedah Rumah
Suhardi Dibunuh Tetangga Sebelah Rumahnya


Suhardi alias Jo yang ditemukan tewas diareal persawahan dengan kondisi dada bekas tusukan.(budi)
Brandan Barat-News Metrolangkat.com

Meski pelaku pembunuhan terhadap Suhardi alias Jo (39) warga Jln Janggus, Kelapa IV Dusun 5 Desa Lubuk Kertang, Kecamatan Brandan Barat,  yang ditemukan tewas terlungkup dengan kondisi dada bekas tikaman senjata tajam, belum ditangkap. Tapi, Polisi telah mengendus sekaligus mengetahui siapa orang yang diduga sebagai pelakunya.

Dari sejumlah keterangan dan saksi yang dikumpulkan petugas, ahirnya Polisi mengantongi sebuah nama yang diyakini sebagai pelaku pembunuhan tersebut. Kini Polisi tenggah mencari orang dimaksud. Pasalnya, pasca kejadian itu pelaku yang diketahui berinisial AR itupun menghilang tanpa jejak.

Kabarnya, sebelaum pergi pelaku sempat berpamitan kepada sang istri. Hal tersebut diketahui Metro Langkat, Jum’at (19/8) melalui Kanit Reskrim Iptu D Situmorang. Kepada para wartawan Situmorang mengatakan, kalau korban saat ditemukan warga dalam keadaan sudah tidak bernyawa, dengan posisi tertelungkup di areal persawahan

Dari olah tempat kejadian perkara (TKP) serta keterangan para saksi, identitas pelaku pembunuhan ini sudah kita ketahui dan pelaku berinisial AR, pelaku juga merupakan tetangga korban. Kuat dugaan motif sementara pembunuhan ini, akibat sakit hati, dimana korban pernah menghalangi si pelaku (AR) untuk mendapatkan program bedah rumah bantuan dari pemerintah, dan ini menurut keterangan istri tersangka.

Kanit D Situmorang juga menambahkan, saat ini kita masih mencari bukti senjata yang di gunakan tersangka, dan menurut keterangan istri tersangka, sore itu seusai tersangka melakukan pembunuhan, tersangka sempat pulang kerumah dan kepada istrinya tersangka mengatakan

"Aku baru selesai bertengkar dengan Suhardi di sawah,  dan untuk sementara aku akan pergi meninggalkan kalian untuk sementara ini" ucap Kanit menirukan pengakuan tersangka kepada istrinya, dan sambil memakai baju tersangka langsung pergi meninggalkan rumahnya" ucak Kanit Reskrim Iptu D Situmorang

Diketahui sebelumnya Suhardi alias Jo (39) sekitar jam 17.30 WIB, ditemukan warga sudah tidak bernyawa, di areal persawahan dengan kondisi tertelungkup dan bersimbah darah di antara tanaman padi. Saat ditemukan korban memakai baju kaos/kensi loreng serta mengenakan celana Jean (Lea) yang di potong sebatas lutut, atas penemuan ini warga Desa Lubuk Kertang langsung berdatangan, dan mengetahui kalau korban bernama Suhardi alias Jo (39) suami dari Sri Astuti alias AS (35) warga Jalan Janggus Kelapa 6 Dusun 5 Desa Lubuk Kertang Kec Brandan Barat

Atas penemuan mayat ini, warga langsung membuat laporan ke Polisi, dan tak lama berselang jajaran Polsek Brandan langsung datang ke lokasi, setelah melakukan olah TKP dan identifikasi, jasad korban langsung di evakuasi ke Puskesmas Brandan Barat, menggunakan mobil double cabbin milik Pertamina Pangkalan Susu bernomor polisi BK 9711 RE, untuk dilakukan visum ret evertum guna penyidikan lebih lanjut

Dari hasil visum sementara pihak Puskesmas, korban memiliki tinggi badan 165 cm, dan mengalami luka tusuk yang diduga diakibatkan oleh tusukan senjata tajam di bagian dada sebelah kiri, yang jaraknya sekitar 2 inc dari tetek kiri

Menurut keterangan istri korban yang bernama Sri Astuti  alias As (35) saat ditemui di Puskesmas, dirinya mengatakan kalau sore itu sekitar 16.00 WIB, dirinya bersama suami masih duduk bersama di warung sambil minum es

Sementara dari informasi warga yang namanya tak ingin disebutkan, kalau sore sekitar jam 17.00 korban ada terlihat pertengkaran dan adu mulut dengan orang tak dikenal di daerah persawahan tempat korban di temukan, dan kselama ini korban dikenal ramah kepada warga sekitar

Kapolsek Pangkalan Brandan AKP W Sidabutar saat di konfirmasi di Puskesmas Brandan  Barat mengatakan "saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan, kuat dugaan korban meninggal akibat di bunuh karena dari tubuh korban ditemukan luka sobek, diduga akibat tusukan senjata tajam" ucap Kapolsek

Malam itu juga usai di lakukan visum ret evertum oleh pihak Puskesmas Brandan Barat, jenazah korban diserahkan ke pihak keluarga untuk di bawa pulang kerumah duka, dan saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan Polsek Pangkalan Brandan (Budi)


Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top