yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Menyedihkan...!!, Peringatan HUT-RI Tak Di Hargai Di Salapian
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Menyedihkan...!!, Peringatan HUT-RI Tak Di Hargai Di Kec Salapian Camat Salpain saat membacakan pidato tertulis Bupati Langkat SALAPIAN...
Menyedihkan...!!, Peringatan HUT-RI Tak Di Hargai Di Kec Salapian
Camat Salpain saat membacakan pidato tertulis Bupati Langkat

SALAPIAN. News Metrolangkat.com

Menyedihkan sekaligus memalukan. Mungkin inilah ungkapan yang tepat dialamatkan ketika melihat Perayaan HUT RI  ke 71 yang di selenggarakan di Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat. Menyedihkannya, karena kurangnya animo masyarakat maupun ASN disana merayakan HUT Kemerdekaan Negara ini yang digelar satu tahun sekali.

Memalukan, karena disaat acara detik-detik Proklamasi hendak dikumandangkan, para aparatur sipil negara (ASN) nya malah memilih duduk-duduk diwarung maupun berteduh dibawah pohon yang rindang sambil berbincang-bincang. Sikap yang tak seharusnya dipertontonkan tersebut, diikuti pula oleh para pelajar disana.

Laporan wartawan Metro Langkat Sutrisno dari Salapian, Rabu (17/8) peringatan 17 Agustus yang ke 71 ini dilaksanakan di lapangan Sepak Bola Kelurahan Tanjung Langkat. Mulai pagi hari seluruh sekolah serta masyarakat ikut merayakan serta melihat peristiwa detik detik bersejerah tersebut.

Tapi Peringatan HUT RI  kali ini terlihat kurang maksimal. Pasalnya,sejak acara di mulai hingga acara demi acara berlangsung, sampai inspektur upacara yang di Pimpin Camat Salapian Nuryansyah Putra S STP Msi menyampaikan Pidato Bupati Langkat, sebahagian PNS yang ikut malah memilih Nongkrong di warung Kopi serta berteduh di bawah rindangnya pohon.

Kelakuan para PNS ini diniali mencederai acara HUT kemerdekaan.RI yang ke 71 kali ini. Imbas dari Prilaku beberapa Oknum PNS tersebut  tertular kepada siswa SLTP hingga SLTA yang akhirnya ikut ikutan meninggalkan barisan, sehingga terlihat perayaan HUT RI hanya seremonial saja.

Parahnya lagi acara yang di gelar hanya setahun sekali ini, ternyata masih ada aparat pemerintah desa yang tidak hadir dalam peringatan HUT RI ini. Beberapa kepala Desa tidak hadir dalam upacara, adapun Kepala Desa dari 16 Desa 1 Kelurahan yang tidak hadir tersebut diantaranya kepala Desa Lau Lugur, Kades Ujung Bandar serta Kades Perkebunan Tambunan.

Ketua Apdesi Kecamatan Salapian, Hendra yang ditemui wartawan anda  tak menapik pada awak media ini soal ketidak hadiran kepala Desa dari Tiga Desa tersebut. " Sebelumnya sudah saya hubungi seluruh kepala desa itu, saya bilang Kades wajib mengikuti HUT RI.

Kabar terahir yang saya dengar, untuk Desa Ujung Bandar, Kadesnya sakit begitu juga Sariono pengakuannya, tapi Kades Desa Lau Lugur saya tidak tau, hal ini memang menjadi perbincangan di kalangan beberapa kepala Desa" ujar Buksi pangilan akrab Hendra.


Warga  yang melihat  acara HUT RI tadi sangat menyayangkan sikap para PNS. Sebab, menggambarkan sikap tak disiplin di hadapan para warga. "Saya tidak tau jabatan mereka, yang pastinya mereka berpakaiyan KORPRI entah itu guru atau lainnya begitulah sikap yang di tunjukkan mereka terhadap anak didik yang akhirnya menjadi ikut ikutan meninggalkan barisan saat acara belum selesai.

Tahun sebelumnya ada beberapa Baleho yang terpasang di beberapa ruas jalan dengan kata kata sentuhan ucapan HUT RI, namun untuk tahun ini tidak terlihat semarak atau Panitia tidak ada anggaran ...? untuk tahun besok mohonlah hargai para pejuang kita serta hormati kemerdekaan ini mereka para pejuang berkorban nyawa,sedangkan kita hanya sengatan matahari sudah gelimpungan semuanya" lirih warga kecewa. ( ris)
Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top