yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: DILARANG MELAUT,PULUHAN NELAYAN " SERBU " KANTOR LURAH
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
DILARANG MELAUT,PULUHAN NELAYAN " SERBU " KANTOR LURAH Sambil membawa poster nelayan demo. Sei Lepan-News Metrolangkat.co...

DILARANG MELAUT,PULUHAN NELAYAN " SERBU " KANTOR LURAH


Sambil membawa poster nelayan demo.

Sei Lepan-News Metrolangkat.com


Puluhan keluarga nelayan pukat layang (pukat tarik/trawls), Jum'at (19/8) siang mendatangi kantor Lurah Sei Bilah Barat Kec Sei Lepan Kab Langkat

Kedatangan para warga nelayan ini di picu adanya pelarangan melaut yang di lakukan oleh para nelayan jaring, sehingga memicu keributan di tengah laut, yang buntutnya warga nelayan pukat layang (pukat tarik/trawls) mendatangi kantor Lurah Sei Bilah

" Kami mau mencari makan, kenapa mereka (nelayan jaring) melarang kami, kami juga mau makan,kalau kami tak kelaut mau makan apa anak bini kami" teriak para nelayan sambil membawa anak istri serta poster.
Nelayan yang menyerbu kantor lurah.


Guna meredam aksi ini, Kapolsek Pangkalan AKP W Sidabutar beserta jajaran, perwakilan Angkatan Laut dari Pos Pat Kamla II P.Brandan, perwakilan dari Polairud, Lurah Sei Bilah Abd Wahab Daulay, melakukan rapat koordinasi di ruangan kantor Lurah

Dalam kesempatan ini Kapolsek meminta agar para warga serta nelayan untuk sabar dan menahan dirinya, serta tidak terpancing emosi yang nantinya dapat menimbulkan pertikaian diantara nelayan

"Kita minta agar semua bisa menahan diri, dan kedepannya nanti akan kita bicarakan lagi dengan dinas terkait (Dinas Perikanan) tentang permasalahan ini" ucap Kapolsek

Diketahui sebelumnya,pada Jum'at (22/7) lalu juga di adakan pertemuan antara para nelayan Desa Perlis sebagai nelayan jaring dengan  nelayan pukat tarik (trawls) warga Sei Bilah

Dan pertemuan ini di hadiri Kadis Perikanan Propinsi Sumut melalui Kabid Pengawasan Perairan Propinsi Sumut Dr. Ir. Matius Bangun, M.Si, Kepala Seksi Pengawasan Sumberdaya Kelautan Propinsi Sumut El Pane

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kab Langkat Subianto SE beserta staf,Camat Sei Lepan Faisal Rizal Matondang, S.Sos,M, Ap,Lurah Sei Bilah,TNI Angkatan Laut,Pol Airud,Ketua HNSI Kab Langkat Zulham Efendi dan seluruh pengurus,rukun nelayan,tokoh masyarakat dan nelayan yang ada di Pangkalan Brandan

Namun dalam pertemuan ini tidak menghasilkan keputusan yang di harapkan oleh nelayan Pukat tarik  (trawls), sehingga beberapa waktu lalu, diadakan lagi pertemuan di kantor Dinas Perikanan Kab Langkat

Dari pertemuan ini Pemerintah melalui Dinas Perikanan melarang beroperasinya Pukat tarik (trawls), dan ini sesuai dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Nomor 2/Permen-KP/2015 tentang Larangan Penggunaan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela (trawls),dan Pukat tarik  (Seine Nets) di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia

Namun demi menafkahi keluarga, para nelayan Pukat tarik tetap beroperasi, di perairan Kuala Brandan, dan menjadi bulan-bulanan nelayan jaring yang melarang keras beroperasinya Pukat tarik

"Jika kami terus di halangi kami juga akan bertindak, kami juga punya hak dan kami akan menuntut hak kami, untuk merubah alat tangkap dibutuhkan waktu dan biaya, kita sudah minta solusinya kepada Dinas Perikanan namun tak ada, jadi Dinas Perikanan jangan hanya asal bicara " ucap nelayan sembil meninggalkan kantor Lurah.(budi)


Nb: fhoto warga nelayan Pukat tarik saat mendatangi kantor Lurah Sei Bilah
Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top