yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: 6 Pemuda Berdarah-Darah Di KIewang
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
6 Pemuda Berdarah-Darah Di KIewang P.Brandan-News Metrolangkat.com Amansyah Sitepu pelaku pembacok 6 orang sekaligus.(Budi) ...


6 Pemuda Berdarah-Darah Di KIewang

P.Brandan-News Metrolangkat.com
Amansyah Sitepu pelaku pembacok 6 orang sekaligus.(Budi)


Enam pemuda Desa Telaga Sa'id, Kec Sei Lepan, Kab Langkat,di bacok secara membabi buta sehingga mengalami luka serius di bagian tubuh. Guna mengobati luka-lukanya, keenam korban tadipun harus mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Pertamina Pangkalan Brandan.
Bagus Permana korban pembacokan.(Budi)


Ceritanya,keenam pemuda ini pada malam itu (Rabu Malam-red) bergerak dari Desanya untuk menyaksikan hiburan organ tunggal (keyboard) yang berada di Pasar I Desa Securai Utara, Kec Babalan, Kab Langkat.

Ketika hendak pulang kedesanya seusai menonton keyboard tadi,tepatnya di tempat hiburan ketangkasan Bilyiard yang berada di pajak kopi Dusun  lV Desa Securai Utara Kec  Babalan para korban bersama temannya lainnya,berselisih pandangan dengan Amansyah Sitepu (22) yang  saat itu sedang bermain Bilyard.
Matius Ginting (budi)


Merasa tak senang,salah satu dari pemuda ini mengatakan " Mata Kalianlah" dan dengan arogansinya Amansyah Sitepu yang belakangan di ketahui warga Dusun IV Bukit Sentang ,Desa Securai Utara, Kec Babalan, Kabupaten Langkat langsung mengambil bola Billyiard dan melemparkannya kearah pemuda ini.

Merasa tidak senang,para pemuda ini langsung mendatangi Amansyah,sehingga terjadi pertengkaran dan adu mulut. Merasa kalah jumlah, Amansyah kemudian pergi dan hilang di kegelapan malam

Selang beberapa menit kemudian, Amansyah datang dari belakang dan langsung membacoki enam pemuda ini dengan klewang (parang panjang) sehingga keenam pemuda ini mengalami luka di sekujur tubuh.



Akibat bacokan ini,Bagus Permana (18) mengalami luka serius di punggung kanan serta badan dan Matius Ginting (18) mengalami luka serius di bagian tangan dan saat ini masih di rawat di Rumah Sakit Pertamina Pangkalan Brandan (RSPPB). 

Sedangkan, Nehimia Sitepu (20) harus mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Insani Brandan karena mengalami luka bacokan di telapak tangan bagian kiri hingga nyaris putus.
Sementara itu Syahputra Sitepu (20), Andriansyah Syahrizal (19), dan Sujani (20),yang juga mendapat luka bacokan di bagian tangan dan kepala,hanya mendapat perawatan dari bidan kampung yang berada di Dusun VII Karya Baru Desa Lama Baru Kec Sei Lepan.
Syahputra Sitepu (kiri), Andriansyah Syahrizal, dan Sujani ketiga korban pembacokan saat  mendatangi Polsek Brandan.(Budi)


Kapolsek Pangkalan Brandan AKP W Sidabutar didampingi Kanit Reskrim Aiptu Mimpin Ginting SH MH,mengatakan kalau tersangka saat ini sudah di amankan di Mapolsek guna penyidikan lebih lanjut. “ Tersangkanya sudah kita amankan di Polsek, saat ini masih menjalani pemeriksaan,” ketus Mimpin.

Disinggung soal motif pembacokan,Kapolsek mengatakan mungkin ini soal salah Paham,namun demi menjaga keamanan dan ketertiban agar tidak terjadi bentrokan antar kedua pihak,pagi itu juga kita dari jajaran Polsek Pangkalan Brandan dibantu Kanit Reskrim,Kanit Provost,Kanit Shabara,Kanit Intelkam dan Polmas serta Babinsa dan Babinkamtibmas,turun relokasi kejadian.

Langsung menyisir lokasi dan berhasil menangkap Amansyah Sitepu dari dalam perkebunan kelapa sawit" terang  Kapolsek W Sidabutar. Sementara  Sri Mulyani (40) ibu Bagus Permana saat ditemui di ruangan Melati 4 RS Pertamina mengatakan, salah apa anak saya,saya minta pelaku di proses hukum.” Ujarnya menangis melihat anaknya terbaring di Rumah Sakit.(Budi)
Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top