yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Siapkan Kamar Khusus PSK : Hotel AKR Besitang Dukung Prostitusi di Langkat
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Siapkan Kamar Khusus PSK : Hotel AKR Besitang Dukung Prostitusi di Langkat Pencabulan anak dibawah umur kerap terjadi dihotel AKR Besi...


Siapkan Kamar Khusus PSK :
Hotel AKR Besitang Dukung Prostitusi di Langkat
Pencabulan anak dibawah umur kerap terjadi dihotel AKR Besi yang.(ilustrasi)

BESITANG : News Metrolangkatbinjai.com

Hotel AKR di Desa Bukit Selamat, Kec Besitang, Kab Langkat‎, sepertinya mendukung geliat prostitusi di Langkat. Upaya pemerintah Kabupaten Langkat mempertahankan Kabupaten Layak Anak ( KLA) sama sekali tak dihargai pihak pengusaha hotel.

Hal ini terlihat dari bebasnya anak anak dibawah umur yang menginap atau keluar masuk hotel tersebut. Akibatnya,angka pencabulan terhadap anak dibawah umur terus bertambah.

Seperti laporan pengaduan dari salah seorang warga yang mengaku anaknya SW (14) telah dicabuli di hotel AKR oleh teman lelakinya disalah satu kamar hotel tersebut.

Kini laporan korban masih ditangani pihak Polres Langkat. Untuk melihat lebih dekat geliat bisnis sex dikawasan ini, Newsmetrolangkatbinjai.com coba menemui sejumlah sumber yang selalu keluar masuk hotel.

Wah..!! Kalau disana menawarkan beragam kemudahan untuk check-in dengan harga yang berpariasi, tanpa dipersulit asal tamu memberi Deposit Rp100ribu sebagai jaminan.” ketus orang yang menjadi sumber awal News metrolangkatbinjai. Com.

Seharusnya pihak pengelola hotel lebih mengutamakan Prosudur nya, seperti tanda pengenal (KTP dan Buku Nikah), namun disini hotel (AKR-red) tidak ada menyeleksi calon tamu yang statusnya masih ABG.” sambungnya.

Contohnya pasangan Rudi Prakoso (21) warga Dusun Bukit Gayor, Desa Kampung Lama, Kec Besitang bersama kekasihnya, SW (14) selaku siswi kelas II sederajat SMA di Besitang. Demi meraup keuntungan, petugas penerima tamu (receptionist) tidak meminta calon tamu agar menunjukkan KTP dan Buku Nikah.

Yang penting begitu check in tamu melunasi admisistrasi saat petugas hotel menyerahkan kunci kamar di meja resepsionis.

Kalaupun ada yang memninta kartu pengenal, itu hanya sebatas sebagai jaminan saja. Sehingga tamu dijamin tidak akan kabur sebelum melunasi biaya sewa kamar atau Deposit sebesar Rp100ribu.

"Meskipun tamu itu anak dibawah umur ataupun seorang pelajar, sebagai pormalitas kartu pelajar ditunjukkan sebagai jaminan," ujar salah seorang petugas hotel AKR.‎

Bicara soal tarif, hotel AKR memiliki harga yang cukup variatif. Mulai dari harga Rp230ribu,Rp250 hingga Rp280 ribu full AC dengan Springbed lumayan empuk.

Yang agak uniknya lagi, hotel AKR milik Bem-Bem Candra alias Po Beng, menyediakan fasilitas lima kamar khusus buat para PSK, yakni tarif sebanyak dua kamar sebesar Rp1juta sedangkan sebanyak tiga kamar disewakan Rp500ribu/bulannya.

Selain ringkas untuk chek in, hotel AKR juga masih memiliki 'menu' lain bagi PSK untuk dapat tinggal disana nyambi menanti para tamu hidung belang.‎

Disini tidak ada menu short time atau menginap, baik cepat atau sampai besok keluar, tetap bayar sesuai tarif yang sudah ada oleh pihak karyawan hotel.

Menurut para petugas hotel, menu short time ini biasanya dipilih oleh para tamu yang memiliki 'keperluan' mendadak. "Mungkin karena terburu-buru, jadi tak bisa stay lama," kata salah seorang karyawan hotel yang enggan menyebutkan jatidirinya.

Jika dikaitkan dengan kasus pesta seks oleh pasangan remaja di hotel AKR beberapa waktu lalu, rasanya sangat masuk akal. Sebab akses menuju 'roma' di hotel AKR ini cukup gampang.

Dan rasanya juga tak berlebihan, jika Dinas Pariwisata Kab Langkat menuding hotel tersebut ikut berperan dalam menyuburkan prostitusi, tidak saja bagi kalangan dewasa, tapi juga untuk kalangan remaja bahkan yang masih di bawah umur.

Jadi pertanyaan kalangan masyarakat, dimana peran pemerintah atau aparat penegak hukum itu sendiri dalam melakukan pengawasan terhadap para pelaku usaha hotel AKR?.( yg)


Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top