yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Resahkan Warga, Warung Esek- Esek Digrebek Aparat Desa
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Resahkan Warga, Warung Esek- Esek Digrebek Aparat Desa Stabat : News Metrolangkatbinjai. Com Di duga menjadi tempat prostitusi terselu...
Resahkan Warga, Warung Esek- Esek Digrebek Aparat Desa


Stabat : News Metrolangkatbinjai. Com


Di duga menjadi tempat prostitusi terselubung. Aparat pemerintahan Desa Ara Condong bersama petugas Babinsa dari Koramil 07 Stabat, Senin (27/6) mendatangi sebuah warung remang-remang di depan peternakan Tapos, Stabat.

Saat didatangi, kondisi cafe dalam keadaan sepi dan pemilik berinisial vij tidak berada ditempat.
Tempat esek- esek

Terendusnya lokasi prostitusi terselubung tersebut berawal dari keluhan warga setempat terhadap aktifitas warung, yang buka pada bulan suci ramadhan ini.

Menurut warga, selain beroperasi sebagai warung minuman, pemilik warung vij,diam-diam ternyata menyediakan jasa wanita penghibur, yang siap melayani para pencari cinta sesaat.

Untuk memuluskan usahanya, sebuah gubuk sederhana berdinding tepas dan beratap rumbia, di dalamnya tersedia tempat tidur berdiri tidak jauh dari lokasi warung."kalo sudah deal, eksekusinya ya di gubuk itu,"sebut warga sambil menerangkan maksud eksekusi, yang tak lain sebagai bentuk perzinahan.
aparat desa mengrebek warung esek-esek

Lalu berapa tarif,yang harus dikeluarkan para lelaki hidung belang untuk bisa menikmati para wanita yang disedikan di warung tersebut ? Asep, salah seorang warga setempat menuturkan, harga yang ditawarkan cukup murah. Yakni berkisar Rp 50-100 ribu per short time alias sekali kencan."Maklumlah pak, wanitanya udah sepatu, alias separo tua,"katanya

Aktifitas warung vij tersebut, ternyata sudah berlangsung lama. Bahkan beberapa tahun lalu, warung tersebut pernah dibakar warga. Walau telah dibakar warga, Vij ternyata tak kapok. Dia kembali menjalankan usaha berkedok warung kopi tersebut, tapi kali ini lokasinya pindah dipinggiran sungai, tepat di peternakan lembu terbesar di kabupaten Langkat tersebut.

Lama kelamaan, warga mulai gerah dengan aktifitas warung tersebut. Usai sholat jum'at (24/6), seratusan jamaah masjid Al Allah Desa Ara Condong hampir turun ke lokasi untuk mendemo kegiatan warung tersebut. Khawatir terjadi hal-hal tak di inginkan, emosi jamaah berhasil diredam aparat desa setempat.
Kades Ara Condong bersama aparat desa lainya grebek warung esek- esek

Menindaklanjuti keresahan warga, Kepala Desa Ara Condong, Hasan Basri SAg didampingi Babinsa Serda M Amri dan perangkat desa lainnya mendatangi warung tersebut. Kepada istri Vij yang berada dilokasi, Hasan meminta agar aktifitas warung tersebut ditutup.

"karena menyalahi peruntukan,kita telah menegur pemilik warung. Apabila masih beraktifitas, dan melanggar aturan, kita akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menutup dan membongkar tempat usaha tersebut,"tegas Hasan.( yg)





Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top