yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Pembakaran Lahan PTPN 2 Kwala Bingei
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
 Pembakaran Lahan PTPN 2 Kwala Bingei  Pelaku Dapat Dipidana dan Dikenakan Denda Petugas Polres Langkat terlihat berupaya memadamkan api...
 Pembakaran Lahan PTPN 2 Kwala Bingei 
Pelaku Dapat Dipidana dan Dikenakan Denda
Petugas Polres Langkat terlihat berupaya memadamkan api yang membakar areal perkebunan tebu milik PTPN-2 Kwala Bingei.


Pembakaran kebun tebu yang sengaja dilakukan pihak PTPN-2 Kwala Bingei jelas-jelas menyalahi aturan dan peraturan yang berlaku.(photo :Wis)


STABAT : News Metro Langkat

Pembakaran lahan perkebunan tanaman tebu yang memang disengaja oleh pihak PTPN- 2 Kebun Kwala Bingei, di belakang Mapolres Langkat, Minggu (19/6) sekitar pukul 11.45 WIB, membuat masyarakat resah. Sehingga, jajaran Polres Langkat berjibaku berupaya memadamkan api yang terus berkobar melahap tanaman tebu milik perusahaan plat merah tersebut.

Kebiasaan buruk yang seolah sudah menjadi tradisi pihak PTPN 2, khusus pembakaran di lahan areal tanaman tebu, sepertinya sudah berlamngsung lama. Akibat pembakaran yang sengaja dilakukan dan sengaja dibiarkan meluas tanpa ada yang mengawasi, bukan saja merugikan pihak PTPN 2 itu sendiri karena tanaman tebu yang siap panen akan hangus. Tapi juga membuat resah masyarakat yang bermukim di sekitar lokasi pembakaran yang luasnya mencapat puluhan hektar tersebut.

Selain gumpalan asap akibat dampak pembakaran lahan perkebunan, menambah tingkat polusi udara dan mengancam lingkungan. Serbuk dan kepingan arang daun yang terbawa angin tampak mengotori lingkungan mencapai radius 2 km dari lokasi pembakaran.

“Pembakaran ini udah gak bisa dibiarkan. Pembakaran lahan perkebunan yang dilakukan dengan sengaja dan dibiarkan meluas tanpa ada yang menjaga, tentu bisa mengancam lahan pertanian masyarakat sekitar. Sudahlah suhu di Stabat ini terasa panas dan gersang, malah banyak asap karena pembakaran lahan,” gerutu warga sekitar.

Untung saja lokasi pembakaran lahan perkebunan tebu milik PTPN 2 Kebun Kwala Bingei berdekatan dengan Mapolres Langkat.

“Begitu asap membubung dan serpihan abu hitam berterbangan, sangat mengganggu warga. Sehingga, Kapolres memerintahkan agar personil yang ada segera memadamkan api yang sengaja dilakukan pihak perkebunan. Enak betul, begitu dibakar, langsung ditinggal gitu aja,” ujar beberapa personil Polres Langkat kesal.

Padahal, dalam Undang Undang No.39 Tahun 2014 tentang Perkebunan, sudah jelas melarang melakukan pembakaran lahan perkebunan.

Sebagaimana yang diatur dalam Pasal 56 (1) : Setiap Pelaku Usaha Perkebunan dilarang membuka dan/atau mengolah lahan dengan cara membakar.

Sementara dalam Pasal 108 telah ditegaskan, Setiap Pelaku Usaha Perkebunan yang membuka dan/atau mengolah lahan dengan cara membakar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 56 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah).

Sementara itu, Manager PTPN 2 Kebun Kwala Bingei, Eka Daya Pasaribu, saat coba dikonfirmasi melalui ponselnya, Minggu (19/6) terkait pembakaran lahan yang sengaja dilakukan dan membuat pencemaran udara serta lingkungan, terdengar nada tidak aktif.(rud)

//Ket.Foto 1-4: Pembakaran lahan di areal perkebunan tebu milik PTPN 2 Kebun Kwala Bingei secara sengaja, menimbulkan pencemaran udara membuat jajaran Polres Langkat berjibaku berupaya memadamkan api.(FOTO/YONG/ML)

/////////////////////////////
Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top