yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Limbah Semen Cair Kian Meresahkan Nelayan Tradisional
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Limbah Semen Cair Kian Meresahkan Nelayan Tradisional Limbah Semen Cair yang kian meresahkan masyarakat nelayan tradisional karena berkur...
Limbah Semen Cair Kian Meresahkan Nelayan Tradisional
Limbah Semen Cair yang kian meresahkan masyarakat nelayan tradisional karena berkurang nya hasil tangkapan mereka.( ilustrasi)

Pangkalan Susu : News Metro Langkat.Com

Sejumlah nelayan berdomisili di desa Tanjung Pasir, Kec P.Susu, Kab Langkat mengeluhkan kian maraknya aksi pencemaran di kawasan perairan Paluh akibat limbah dari semen cair Beton.

Sejak adanya limbah dibuang sembarangnya akibatnya kepiting , udang dan ikan di Paluh ini sudah sulit didapat, dulu gampang diperoleh sekarang sulit mendapatkan hasil tangkapan.‎

"Kami minta kepada dewan perwakilan rakyat (DPRD) Kab Langkat dan Pemerintah agar menegur dan menindak perusahan yang membuang limbahnya ke Paluh mengaliri ke laut," keluh nelayan tradisional di Desa Tanjung Pasir.

Lanjut dia, ‎persoalan limbah yang dihadapi masyarakat nelayan ini sebenarnya sudah berlangsung lama akibat limbah dari semen Beton cair berasal dari PT Horas.

Akibatnya, sangat berdampak buruk bagi kami dikalangan nelayan pesisir di desa Tanjung Pasir dan khususnya nelayan Bubu di P.Susu.

"Akibat dari limbah semen ini, aliran Paluh menjadi dangkal, dan habitat di Paluh terancam punah," ungkap nelayan tradisional yang enggan disebut jatidirinya kepada kru koran ini.‎

PT Horas yang berada di ‎PLTU di Desa Tanjung Pasir, Kec P.Susu, sama artinya mematikan pencarian nelayan bubu dan nelayan tradisional.

Kami minta kepada ketua DPRD Langkat, Terbit Rencana PA,SE dan Bupati Langkat, Ngogesa Sitepu, SH untuk menyikapi keluhan kami ini.

Asun, selaku pengusaha Semen Beton, ketika dikonfirmasi, mengatakan, pihaknya akan membuat kolam untuk limbah semen dari PT Horas tersebut.

Bahkan, pihaknya akan kroscek kelokasi gimana kebenaran limbah berdampak dari usaha kita."Kita akan membuat kolam untuk pembuangan limbah semen," ketus Asun.

Terpisah, Kepala Kecamatan, P. Susu, Tengku Fahrizal Azmi S.Sos, mengatakan kita cek dulu kebenaran perihal limbah semen dari PT Horas."Kita akan kroscek kebenarannya, dan apabila menyalahi kita akan surati perusahaan tersebut," ungkapnya. (*).


Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top