yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Kapolres Langkat Diduga Terima Gratifikasi
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Bangun Ruangan Kerja Serba Lux : Kapolres Langkat Diduga Terima Gratifikasi Langkat  : News Metrolangkatbinjai.com Setiap kal...
Bangun Ruangan Kerja Serba Lux :
Kapolres Langkat Diduga Terima Gratifikasi

Langkat  : News Metrolangkatbinjai.com

Setiap kali pergantian pucuk pimpinan dilingkungan Polres Langkat, pasti akan membawa perubahan disegala sektor khususnya dilingkungan Internal. Baik penegakkan hukum diwilayah kerja sektor (Polsek) maupun dilingkungan Mako sendiri. 
Markas besar Polisi Resort Langkat


Biasanya kapolres yang baru punya target kerja menyelesaikan kasus-kasus yang tertunggak atau ditingalkan pendahulunya, atau menyibak kasus terbaru yang mungkin berkaitan dengan penyimpangan uang negara (Korupsi-red) dan lainya.

Tapi lain lubuk lain ikannya. Lain orang, lain kelakuanya. Agaknya pribahasa tersebut tepat dialamatkan kepada pimpinan Polres Langkat yang baru. Baru beberapa minggu saja menempati jabatan sebagai Kapolres Langkat, AKBP Mulya Hakim Solichin telah membuat gebrakan luar biasa.

Gebrakan yang mengejutkan banyak masyarakat tersebut, yakni membangun ruangan kerjanya yang super Lux . Padahal selama ini ruangan tersebut kondisinya sangatlah baik dimana dilengkapi pendingan ruangan (AC-red) serta fasilitas lainya.

Bahkan, beberapa pejabat di Langkat seperti Bupati, Dandim, Ketua DPRD dan pejabat lainya selalu masuk ruangan ini bila berkunjung ke Polres Langkat.  

Tapi agaknya ruangan yang masih sangat layak dipergunakan tersebut dirasa tak layak lagi oleh orang nomor satu di Polres Langkat ini. Menurut salah seorang pekerja yang ditemui wartawan usai sholat Zuhur di Masjid Darusalam Polres mengatakan, ruangan kerja Kapolres yang saat ini dalam tahap pengerjaan ditaksir mengabiskan angaran seratusan juta lebih bila selesai.

“ Wah besar ruanganya itu bang, ada tiga lapis pintu nanti itu, jadi kalau orang bertamu ngak langsung bisa masuk lihat wajah seperti yang lama.” Ujar pekerja ini. “ Pintunya ada tiga dan tiga ruangan, ada ruangan untuk istirahat, ruangan terima tamu, ruangan kerja, tiga lapislah pokoknya,” sambungnya.

Disoal masalah sumber dananya, pekerja ini mengaku tidak tau. “ Aku cuma mengerjakannya aja bang, kalau sumber dananya dari mana ngak taulah aku, “ ketusnya tersenyum. Informasi yang diterima METRO LANGKAT Selasa (28/6) menyebutkan, rehab ruangan kerja kapolres Langkat tersebut dananya bersumber dari APBD Langkat melalui salah satu dinas .

Selain menerima “Service” yang luar biasa untuk ruangan kerjanya, pihak Polres Langkat juga memakai alat berat dan truck Dinas tersebutseenaknya untuk membersihkan sekaligus meratakan lahan pertapakan yang rencananya akan digunakan untuk pembangunan Kantor Satlantas yang baru dibelakang Mako Polres Langkat, persisnya di Asrama Polisi.

Pemakaian aset Pemerintah yang dibiayai oleh uang rakyat segala perbaikannya tersebut, tidak jelas sistem pinjam pakainya. Pasalnya, saat dipergunakan alat berat milik Pemerintah Langkat tersebut mengalami kerusakan tanpa ada pertangung jawabpan Polres Langkat melakukan perbaikan.

Terpisah Kapolres Langkat AKBP Mulya Hakim Solichin yang coba dikonfirmasi Metro Langkat, Selasa (28/6) pukul 21.25 Wib, via seluler terkait dugaan gratifikasi yang diterimanya, sampai berita ini dikirimkan tak bersedia membalas konfirmasi pesan (Sms) yang dilayangkan meski telah ditunggu selama beberapa jam.

Hal serupa juga saat wartawan coba melakukan konfirmasi kepada Kasat Reskrim Polres Langkat AKP A Sobarna Praja SH Sik. Kepala satuan reserse Kriminal ini engan menjawab. Biasanya, perwira yang tenggah mempersiapkan diri mengikuti PTIK ini ramah informasi. Guna mengetahui lebih dalam lagi gratifikasi apa saja yang diterima Polres Langkat, tunggu hasil Investigasinya.(Red)  
Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top