yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Baru Sekali Bayar Iuran, Keluarga Yunita Terima Santunan Rp24Juta  
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Baru Sekali Bayar Iuran, Keluarga Yunita Terima Santunan Rp24Juta Stabat, News Metrolangkatbinjai. Com   Kepala Badan Penyelenggar...


Baru Sekali Bayar Iuran, Keluarga Yunita Terima Santunan Rp24Juta



Stabat, News Metrolangkatbinjai. Com  



Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan KCP Langkat Asipola ketika dikonfirmasi diruang kerjanya di Stabat, Rabu (22/6), mengatakan, saat ini BPJS Ketenagakerjaan terus berupaya mendukung Pemerintah Kabupaten Langkat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



Asipola menjelaskan, program BPJS merupakan program yang ditujukan untuk masyarakat, khuhusnya masyarakat pekerja informal, seperti petani, pedagang, nelayan dan lain sebagainya serta badan usaha mikro.



”Karenanya, sosialisasi akan terus digencarkan pihak BPJS Ketenagakerjaan Langkat, guna mengajak masyarakat mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan, dan dengan mengikutinya, beberapa jaminan akan diberikan sesuai dengan iuran yang diikuti” kata Asipola.


M. Amri (pegawai BPJS Ketenagakerjaan Langkat) berfoto bersama dengan Kepsek MTs Al-Fallah, Ahli Waris dan salah seorang Pegawai di Departemen Agama Langkat usai memberikan klaim jaminan kematian kepada ahli waris Alm. Yunita sebesar Rp24Juta.

 


Lanjutnya, seperti contoh Alm. Yunita (warga Pangkalan Brandan yang juga salah seorang Guru di Mts Al-Falah Pkl. Brandan), wanita berumur 33 tahun tersebut meninggal dunia beberapa waktu lalu, namun, karena beliau mengikuti program BPJS dengan membayar Iuran Rp10.600 dalam setiap bulannya, yakni Rp4.800 (kematian) dan Rp5800 (kecelakaan), keluarga Alm. Yunita berhak menerima klaim jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp24juta.



Ditambahkannya, bantuan tersebut diserahkan beberapa waktu lalu saat acara sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan di Departemen Agama Langkat, Rabu (16/6), dalam acara itu, ahli waris yang menerima adalah suami Yunita.



Kemudian, Asipola juga menjelaskan, Alm. Yunita baru pertama membayar iuran, tapi, karena pihak BPJS Ketenagakerjaan tidak melihat lamanya dia ikuti program, keluarga Yunita berhak menerima klaim jaminan kematian walaupun baru membayar sakali.



”Semoga, masyarakat Langkat dapat terbantu melalui program-program BPJS Ketenagakerjaan sehingga target BPJS Ketenagakerjaan dalam mendukung upaya Pemkab. Langkat dibawah kepemimpinan Bupati Langkat H. Ngogesa Sitepu SH terkait kesejahteraan masyarakat dapat terwujud” ujar Asipola.



Terkait program lainnya, Asipola mengatakan bahwa BPJS Ketenagakerjaan masih punya program-program lain yang bertujuan mensejahterakan masyarakat, seperti program jaminan hari tua yang bisa diikuti masyarakat dengan menabung di BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp110.00.



Asipola berharap masyarakat dapat mengikuti program ini guna kesejahteraan masyarakat, khususnya jaminan kematian dan jaminan kecelakaan.



Untuk diketahui, jaminan kematian yang diberikan oleh BPJS ketenagakerjaan adalah berupa uang sebesar Rp 24Juta sedangkan jaminan kecelakaan kerja adalah pengobatan gratis sampai dengan sembuh.(yg)



Foto:



M. Amri (pegawai BPJS Ketenagakerjaan Langkat) berfoto bersama dengan Kepsek MTs Al-Fallah, Ahli Waris dan salah seorang Pegawai di Departemen Agama Langkat usai memberikan klaim jaminan kematian kepada ahli waris Alm. Yunita sebesar Rp24Juta.








Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top